ayok jadi blogger

Ingin Lebih Percaya Diri? Ayok Jadi Blogger

Saya masih benar-benar nggak nyangka. Awalnya, saya begitu kurang percaya diri, termasuk menulis dan presentasi di depan dosen dan mahasiswa. Bukan karena saya tidak bisa menulis dan presentasi sama sekali. Tetapi, karena kurangnya percaya diri pada diri saya sendiri.

Dulu, saat diberikan tugas dan presentasi di kampus, saya merasa itu adalah momok yang menakutkan. Kurang paham akan materi yang diberikan, juga kurang percaya diri.

Jika waktu dapat diputar, dan saya sudah menjadi blogger kece seperti saat ini, saya yakin melakukan presentasi di depan dosen maupun mahasiswa lainnya, saya tidak akan takut untuk melakukannya.

Bukan karena tidak bisa 100%. Tetapi, kurangnya percaya diri memang menyakitkan. Jika tidak segera diatasi, sifat kurang percaya diri ini akan terus berkelanjutan. Dan ini saya alami bertahun-tahun selama menjadi pelajar dan mahasiswa.

Namun, kurangnya kepercayaan diri tersebut tidak berlangsung lama setalah saya serius belajar ngeblog (menulis di blog). Menjadi blogger benar-benar dapat mengubah mental seseorang. Anda bisa membuktikannya sendiri jika Anda masih kurang percaya diri.

Menjadi blogger adalah solusi tepat untuk mendongkrak mental seseorang agar lebih percaya diri. Bagaimana mau jadi blogger yang sukses kalau percaya diri saja tidak ada?

Percaya diri itu penting, Bro! Namun, jangan terlalu over biar nggak sombong. Ingat, di atas langit masih ada langit lainnya. Intinya, kita harus tetap semangat belajar dan terus belajar. Terkhusus belajar tentang apa yang menurut Anda menjadi passion saat ini.

Bagaimana Sebuah Blog Bisa Mengubah Mental Seseorang?

Saya akan mewakili Anda yang membaca artikel ini dengan pertanyaan bagaimana sebuah blog dapat mengubah mental seseorang? Pasti di antara Anda akan berpikir begini, “blog kok bisa mengubah mental orang sih, padahal blog kan hanya sebuah platform tempat menulis dan mengapresiasikan diri?”

Nah, dengan pemikiran di atas sebenarnya sudah dapat disimpulkan bahwa blog itu memang benar-benar dapat mengubah mental. “Alasannya apa Mas?” “Sebentar, habis ini saya jelaskan”

Karena saya sudah mengalaminya, jadi saya akan memberikan beberapa alasan yang jelas. Apa yang saya tulis saat ini adalah yang pernah saya alami selama proses menjalani blogging, hingga menjadi blogger seperti saat ini. Berikut ini alasan mengapa sebuah blog dapat mengubah mental diri saya.

1. Blog memaksa saya untuk membaca dan menulis

Kenapa terpaksa Mas? Karena saya sudah membuat blog. Blognya tidak murah alias mahal. Tiap tahunnya saya harus bayar domain dan hosting. Dan keperluan lainnya.

Kalau saya tidak nulis? Itu sama halnya ketika saya mengawini seseorang, tetapi tidak pernah saya setubuhi. Jadinya mubazir, kan? Dari keterpaksaan tersebut hasilnya luar biasa.

Saya bisa menulis artikel ini tanpa adanya refrensi apa pun, alias dari hati dan pikiran, kemudian menjadi sebuah tulisan. Sebelum kenal blog saya tidak pernah suka dengan membaca, apalagi menulis. Ternyata, membaca dan menulis itu ibarat jantung dan darah.

Tidak bisa dipisah. Jantung berfungsi sebagai pompanya, sedangkan darah yang dipompa. Ketika kita sering membaca, maka akan timbul keinginan menulis. Membaca apa saja tidak masalah. Yang penting mau membaca. Jangan pernah membeda-bedakan buku bacaan. Misalnya, “Ah, buku fiksi, ini tidak bagus untuk dibaca, nanti kamu suka berandaikata. Lebih baik baca karya ilmiah saja.”

Pemikiran seperti di atas itu sangat konyol. Sebenarnya membaca apa saja itu bagus. Termasuk fiksi. Saya tertarik dengan menulis juga karena sering membaca fiksi. Novel, cerpen, dan kawan-kawan.

Semakin sering Anda membaca fiksi, saya yakin kemampuan menulis Anda akan bertambah karena fiksi cenderung membawa pembacanya seolah-olah dia mengalaminya sendiri. Di situ otak kita akan dihipnotis. Itu sangat bagus untuk mencerdaskan otak si pembaca.

Kesimpulannya, membaca dan menulis adalah dua cara terbaik untuk mencerdaskan otak sekaligus membuat diri kita lebih percaya. Dan itu bisa dilakukan dengan cara menjadi blogger.

Sengaja saya bold, biar lebih jelas. Walaupun awalnya masih ragu nulis, seiring dengan keseriusan Anda belajar nulis di blog, saya yakin Anda akan jago nulis dengan sendirinya.

Apalagi jika Anda sudah bisa nulis, kemudian ingin mengasah skill menulisnya melalui mediablog. Itu sangat bagus.

2. Menjadi blogger membuat saya terus penasaran

Menjadi blogger membuat saya terus penasaran. Haus akan ilmu blogging. Walhasil, saya bisa menulis artikel SEO (search engine optimization) atau optimalisasi konten di mesin pencari.

Bisa kloning dan otak-atik tema blogger, sedikit paham tentang CSS, JavaScript dan html yang susahnya melebihi matematika. Itu semua saya lakukan melalui proses ngeblog selama ini.

Seperti ketika Anda mencintai seseorang. Pastinya Anda akan terus penasaran. Mulai dari cara mendapatkan nomor WhatsAppnya, cara berkenalan, memahami karakternya gimana, terus kesukaannya apa, dan lain sebagainya.

Itu juga sama ketika Anda mencintai blogging. Walaupun awalnya tidak suka nulis, tidak terlalu suka coding, tentu Anda akan belajar menulis dan coding demi mensukseskan blog yang Anda cintai.

Ketika Anda tidak bisa coding untuk mempercantik tampilan blog, tentu Anda akan belajar walaupun kenyataannya sulit. Seperti kata-kata “Demi kamu, lautan pun akan kusebrangi.”

Kesimpulannya, cinta bisa mengubah segalanya. Dari kecintaan saya kepada blog, saya menjadi terpaksa menulis dan belajar SEO, juga otak-atik tema blog. Kemudian saya mulai menikmatinya.

Setelah bisa otak-atik tema blogger, menulis dan menerapkan SEO di setiap konten, saya merasa percaya diri karena tidak semua orang mau atau bisa melakukannya. Jangan salah! Tidak semua orang yang bisa, kemudian ia percaya diri.

Pastinya Anda pernah melihat ada seseorang yang memang bisa melakukan sesuatu, tetapi dia tidak percaya kepada dirinya dan berpikir bahwa dirinya masih belum pantas melakukannya.

Membaca dan menulis di blog andalah solusi tepat untuk membuat kita lebih percaya diri. Bagaimana mau meyakinkan pembaca kalau yang nulis saja tidak percaya pada dirinya? Karena blogger harus percaya diri.

3. Menjadi blogger mempertemukan mentor setia saya

Menjadi blogger, saya bertemu dengan orang-orang keren dengan bidangnya masing-masing. Bisa bergabung dengan komunitas blogger Tuban juga membuat saya lebih percaya diri.

Walaupun tidak keren-keren amat, tetapi saya bersyukur karena bisa bertemu dengan senior blogger Tuban. Di sana saya bertemu dengan orang-orang keren dengan latar belakang yang berbeda-beda. Ada teknisi, programer, IT, agropreneurship, spesialis konten, dan masih banyak lagi.

Di komunitas blogger Tuban, saya mendapat ilmu banyak terkait blogging. Saya ucapkan terimakasih banyak kepada semua anggota Blogger Tuban Community. Sampai di penghujung tulisan.

Tulisan ini memang terkesan menggurui, namun sebenarnya tidak. Ini hanyalah sebuah curhatan dan opini saja. Kalau sekiranya bermanfaat, Anda bisa membagikannya di sosial media. Kalau tidak, Anda bisa mengabaikannya.

Terima kasih sudah menyempatkan membaca, terima kasih atas kunjungan Anda. Salam hangat dari saya, semoga Tuhan tetap melimpahkan rahmatnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: