Liburan di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana Bali

Mendengar tentang pulau Bali, pastinya sudah tak heran dengan berbagai macam pariwisataannya. Mulai dari wisata alam, hingga wisata yang memang sengaja dibuat dengan maksud tertentu.

Pada artikel ini saya akan sedikit berbagi pengalaman tentang taman budaya Garuda Wisnu Kencana atau biasa disebut dengan patung GWK.

Patung GWK berlokasi di sebelah selatan pulau Bali. Tepatnya di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Perjalanan Menuju Taman Garuda Wisnu Kencana Bali (GWK)

Perjalanan saya dimulai dari tempat saya tinggal di jl. Nangka utara, Denpasar utara menuju lokasi patung GWK dengan jarak 24 km yang memakan waktu 42 menit dengan lalu lintas normal.

Patung GWK menjadi ikon utama di Bali. Pasalnya, bentuknya besar dan tinggi dan memiliki makna yang cukup mendalam bagi mayoritas penduduk Bali dengan keragaman hindunya.

Patung GWK dibuat sebagai simbol penyelamatan lingkungan dan dunia.

Bisa diberi simbol tersebut karena dalam kepercayaan Hindu Dewa Wisnu adalah Dewa pemelihara alam semesta. Garuda yang melambangkan kebebasan dan pengabdian tanpa pamrih.

Patung dengan bentuk Dewa Wisnu yang mengendarai Garuda ini memiliki tinggi 121 meter dengan lebar 65 meter.

Jika dibandingkan dengan patung Liberty di Amerika yang memiliki tinggi 93 meter, maka GWK lebih tinggi 28 meter dari patung Liberty.

Baca Juga: Wisata Air Terjun Kanto Lampo Gianyar Bali

Patung ini didesain oleh seniman terkenal bernama I Nyoman Nuarta dengan waktu pembuatan yang lumayan lama. Yakni hampir 30 tahun. Diresmikan pada tanggal 22 september 2018 oleh Presiden Joko Widodo.

Area GWK ini berada di ketinggian 263 meter di atas permukaan laut dengan luas 67 hektar.

Karena lokasi yang berada di ketinggian, maka dari objek wisata ini pengunjung bisa melihat pemandangan yang indah di Bali selatan dengan biaya tiket masuk yang lumayan murah yaitu seharga 80 ribu per orang.

Wisata ini sudah terbilang ramai oleh pengunjung. Baik lokal, maupun mancanegara yang ingin melihat langsung penampakan patung raksasa GWK dengan berbagai kesenian khas Bali lainnya.

Patung GWK berdiri tegak di tengah hamparan kapur. Pasalnya, lokasi yang digunakan ini adalah bekas penambangan kapur liar yang sudah ditutup dan sekarang dikelola sebagai taman budaya GWK.

Dengan pemandangan yang berada di ketinggian dan patung raksasa, maka tak heran jika tempat ini sering digunakan oleh sepasang kekasih untuk mengambil gambar prewedding.

Nah, itulah sedikit pengalaman dari saya yang semoga bermanfaat. Yuk ke tempat yang belum pernah kita tuju.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here