Mari Mulai dari awal lagi, I Love Blogging

  • Whatsapp
Mari Mulai dari awal. I Love Blogging

Mari Mulai dari awal. I Love Blogging | Saya tidak begitu tahu, mengapa saya begitu betah di depan komputer meskipun hanya melihat blog saya. Walaupun begitu, saya tetap betah.

Mungkin inilah yang dinamakan cinta. Saya punya pacar, tetapi tidak pernah betah jika di suruh chattingan berlama-lama. Bukan berarti saya tidak ‘cinta’ dengan pacar saya lo ya. Saya sangat menncintainya.

Muat Lebih

Dan apalagi kami sudah mau meresmikan cinta kita setelah Ldr bertahun-tahun. Kok malah bahas cinta?

Gakpapa lah, judulnya juga cinta.

Fisik saya memang gering, Anda tidak akan mentala jika melihat fisik saya. Bahkan kemarin saja saat saya berangkat kuliah, saya mau tiba. Kebetulan kampus saya di Paciran Lamongan dan saya mau tertiup angin pantai utara lantaran badan ini tidak teralu berbobot.

Untuk masalah duduk, saya jagoanya. Dari saya masih sekolah smk hingga sekarang, saya masih tetap betah untuk duduk di kursi maupun duduk di lantai selama berjam-jam.

Mungkin, karena terlalu kelamaan jadi pengangguran.

Saat ini saya tidak lagi nganggur. Jadwal saya sangat padat. Mulai dari jadwal cari duit, ngopi, hingga membagi kasih sayang. Yang terakhir itu yang paling sulit. Karena kasih sayang tidak bisa dibagi hanya dengan hati saja. Fisik juga harus hadir. Sama seperti kamu cinta seseorang, dia juga mencintaimu, tapi kalau nikahnya sama orang lain?

Kecintaan saya terhadap blog memanglah tinggi. Tapi, bukan karena iklan yang katanya bisa menghasilkan uang. Nyatanya, itu tidak semudah yang kita bayangkan.

Saya tidak tahu mengapa setiap kali membuka blog, hati saya merasa begitu bahagia hanya dengan melihatnya saja. Ketika saya kesepian, saya juga tidak malu-malu untuk sekedar curhat.

Menurut saya, blog adalah tempat curhat terbaik. Apalagi jika ada orang yang tidak kita kenal membaca curhatan kita, lalu mau sedikit berkomentar. Rasanya sangat bahagia. Karena sudah curhat dan dibaca oleh orang yang tidak dikenal.

I Love Blogging

Kecintaan saya terhadap blogging semakin meningkat setelah saya migrasi ke wordpress. Bahkan ketika saya di kampus sedang rapat Kkn, saya masih menyempatkan membuka laptop untuk mengedit artikel yang berantakan setelah migrasi dari blogger.com ke wordpress.

Ternyata bukan hanya artikel blog saja yang berantakan. Url error juga dimana-mana. Sempat bingung, dan pada akhirnya saya memutuskan untuk merubah url blog, jadi tanpa www. Dan kemudian mendaftarkannya lagi ke webmaster.

Tentu saja google harus berkenalan lagi dengan domain saya yang awalnya pakai www dengan yang sekarang yang non www.

Tidak apa-apa, cuma harus memulai lagi dari awal. Dan untuk bisa dikenal webmaster juga butuh proses yang panjang.

Kita harus rajin update artikel. Selain untuk blog yang lebih bagus, sering membuat artikel juga saya yakini dapat meningkatkan DA secepatnya.

Kecintaan saya terhadap blog saat ini memang luar biasa, entah besok apakah saya masih bertahan atau tidak. Semoga saja iya, bahkan saya punya niatan jika saya punya anak, pokoknya harus ngeblog. Minimal tidak gagap tekhnologi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *