Beranda Pendidikan Jagad Alit Yang Menjadi Elit

Jagad Alit Yang Menjadi Elit

Jagad Alit Yang Menjadi Elit

Memang, manusia sejak dilahirkan dan menengok dunia tidaklah membawa apa-apa.

Alias tangan kosong blong, tanpa membawa apa-apa. Namun, di situ ada sebuah antologi yang dalam di balik lahirnya manusia.

Pasalnya, manusia lahir di dunia dengan sebuah tangan menggegam. Itu menandakan, manusia lahir ceprot di bumi ingin mengusai apa saja. Ingin memiliki apa saja. Dan ingin punya apa-apa.

Maka dari itu manusia merupakan jagad alit yang merangkak, hidup, dan beranak pinak, di jagad besar.

Sifat serakah memang orisinil manusiawi. Pasalnya, apa yang ada di jagad ini ingin dikuasainya, ingin dilahapnya.

Apapun yang ada di jagad besar ingin dimakan, ingin dibadhok, ingin dikuasai, dan ingin digenggam dalam genggamannya.

Jadi, manusia-mausia merupakan jagad alit yang menguasai jagad besar. Yaitu dunia dan seisinya. Tapi, tetaplah yang menguasai semua ada sang Penguasa. Yaitu Allah yang Maha Esa.

Namun, hal tersebut ada baiknya jika kacamata sudut pandang Kita alihkan dalam hal yang baik pula.

Jadi, tidak semua yang digenggam manusia adalah hal-hal yang miring, atau hal yang buruk. Ada juga hal baik yang menjadi incaran yang ingin dilahapnya.

Baca Juga: Hasil Dijatah Dan Usaha Diperintah

Bahkan jagad alit itu sendiri bisa menjadi elit di sisi siapa pun. Entah manusia ataupun Sang Esa.

Toh meskipun ia ingin mengenggam sesuatu di bumi ini, jika yang ia genggam baik, maka jagad alit juga akan baik.

Halnya jagad alit yang menjadi elit. Allah sendiri juga sudah menginformasikan dalam kitab samawiyyah yaitu Al-quran.

Namun, hal yang harus digenggam adalah hal suci. Guna mencapai sebuah drajad elit tersebut.

Hal tersebut Letaknya di hati. Juga harus dicari. Namun, hal itu juga dapat Kita genggam, kita kuasai. Dan pertanyaanya, apakah hal itu ?

Jawabanya simpel. Hal tersebuat adalah ilmu. Mungkin sudah jelas dari sini.

Jadi, manusia atau jagad alit yang menguasai sebuah ilmu, maka ia akan menjadi elit. Entah di sisi siapa pun. Disisi manusia, jagad alit yang mengenggam ilmu juga elit dan dihormati banyak orang.

Di sisi sang Esa pun juga demikian, ia jagad alit juga elit. (Anas Khoirudin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here