Home Curhat Jangan Ragu Untuk Menulis, Walaupun Tulisanmu Masih Kurang bagus

Jangan Ragu Untuk Menulis, Walaupun Tulisanmu Masih Kurang bagus

Menulis

Pada dasarnya, setiap orang yang ingin menulis sebuah cerita atau karya-karya fiksi lainya pasti memiliki alasan masing-masing. Ada orang yang menulis karena ingin membagikan sebuah ide atau gagasan, ada juga yang ingin mendapatkan bayaran dari tulisanya, ada yang ingin sekedar crhat, ada juga yang ingin dibilang keren ketika tulisanya dibaca banyak orang, dan pokoknya masih banyak lagi.

Tetapi, tidak sedikit juga orang yang berhenti menulis. Bahkan berhenti sebelum tulisanya bisa bagus dan renyah untuk dibaca.

Ketika orang memilih untuk berhenti menulis, sudah pasti ia juga mempunyai alasan sendiri.

Saya sendiri sudah pernah merasakan, cacian-cacian hangat bagaikan tai ayam yang beru keluar dari silitnya, Cacian tersebut bukan dari siapa-siapa, melainkan dari teman saya sendiri.

“Kamu menulis dan ngeblog dapat apa?, lalu siapa yang akan membaca blog kamu?” Ujar kasminto sambari tersenyum jahat.

Memang kata-kata diatas bukanlah sebuah cacian, namun bisa menyebabkan menuk menjadi mengkeret saat kedinginan.

Jika saya terlalu baper dan tidak mempunyai sebuah prinsip dan niat yang kuat, mungkin saya juga akan tumbang sebelum bisa menulis dengan asyik.

Tidak bisa dipungiri lagi, Mungkin ini juga yang menyebabkan banyak orang berhenti ngeblog lantaran down karena dibilang tulisnmu jelek, gak keren, terus siapa yang mau baca blog kamu?

Mari kita berfikir lagi, apakah mereka yang sekarang ini handal menulis buku, Novel, dan karya karya fiksi lainya itu dulunya tidak melewati proses?.

Kurang bagus ketika menulis itu wajar, namanya juga proses. Tetapi, kalau Ngambek lantaran di bully tulisanya gak bagus, gak keren, lalu memilih berhenti menulis, Itu artinya anda memilih untuk gagal sebelum waktunya.

Jangan ragu untuk menulis, walaupun pendidikanmu minim. Tulisan tidak bisa kita maknai dan simpulkan sesimpel itu, melihat dulu siapa yang menulis, pendidikanya apa, dan, baru kita mau membacanya.

Maka saya akan bercerita kepada anda tentang pemuda kratif dari kota demak, Namanya Kang Reyvan. Ia Lahir di Kota Demak (godong) dan dibesarkan di Tuban.

Kang Reyvan hanyalah Lulusan SD (Sekolah Dasar) namun skill menulisnya tidak bisa diragukan lagi, Minat dan hobinya menjadi seorang blogger menjadikan kang reyvan handal dalam membuat tulisan-tulisan kreatif. Tidak Percaya? Silahkan kunjungi websitenya. www.kangrey.com. Atau anda juga bisa membaca ceritanya di Komunitas kami, Klik disini.

Menulis itu butuh kebiasaan, bukan berarti ketika pintar berbicara atau berceramah lalu bisa menulis dengan lugas, lancar. Tanpa kebiasaan membaca dan menulis, saya yakin. Menulis akan terasa berat. bahkan untuk membuat satu paragraf saja sudah buntu.

Untuk itu, kebiasaan menulis sangatlah penting, selain untuk meningkatkan skill menulis kita, membiasakan menulis juga cara cerdas untuk berfikir kreatif.

Jadi, jangan ragu untuk menulis, walaupun tlisanmu masih kurang bagus. Seiring dengan biasanya menuis, Toh lama-lama juga akan bisa menjadi penulis handal. salam hangat & selamat Ngopi.

Tulis Komentar