Kearifan Dan Kreatifitas Lokal Yang Berada Dibokong Truck

  • Whatsapp
bak truk

Kata siapa manusia pribumi itu tidak kreatif? Tapi maksudku keratifnya bukan yang ‘kere aktif’ lho ya, itu mah beda. Memang, masyarakat Indonesia itu bermacam-macam.

Dari suku, budaya, etnis dan bahkan warna kulit saja berbeda. Itulah, bentuk kekayaan yang harus kita lestarikan dan kita jaga dengan primpen.
Kearifan budaya lokal dari ibu pertiwipun juga tidak pantas jika dipandang sebelah mata. Banyak warna-warni makhluk hidup yang dimana negara lain selain di Indonesia tidak ada.

Muat Lebih

Seperti komodo yang menjadi ioni termahal bagi tanah air kita. Selain itu juga ada, yaitu pohon jati yang hanya hidup di daerah jawa. Itulah beberapa keistimewaan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain kearifan lokalnya yang tidak dapat dihitung dengan jari tangan, dan yang satu dua dari kearifan tersebut, kadangkala tidak ada kalau tidak di Indonesia.

Usut punya usut ternyata tingkat kreatifitas dari masyarakat Indonesia-pun juga ada, yang saya yakin di negara-negara lain pasti tidak ada kalau tidak di Indonesia.

sebab, saya yakin. kreatifitas ini hanya dimiliki oleh orang Indonesia saja. Khususnya para sopir.

Tentunya, tidak asing tho dengan kendaraan yang menyandang nama truck. Itu lho kendaraan yang beroda empat, kadang juga ada yang enam.

Yang Biasanya kendaraan ini mengangkut barang-barang berbobot seperti pasir, genthing, besi, dan lain-lain dah pokoknya.  Memang, kendaraan yang satu ini menarik perhatian sendiri bagi pengguna jalan.

Sebab, tidak asing lagi kita temui dengan adanya kata-kata atau slogan-slogan yang tertempel dan tertulis rapi dibokong atau bak truck. Kadang, hal yang sedemikian rupa menjadi hiburan tersendiri bagi pengguna jalan dan pembacanya.

Kadang mengundang tawa, kadang juga menjadi inspirasi dan kadang kala juga bertuliskan pesan-pesan para leluhur di zaman dulu yang menjadi pengingat kalau kita punya histories yang bagus, pula patuh dan selalu mengingatkan kita pada pesan-pesan orang jawa.
Seperti kata-kata mbah Semar “Eling Lan Waspada”. Yang banyak digunakan dibokong-bokong truck.

Dari segi kemanfaatannya sendiri itu juga banyak. Sesekali kata kata-kata yang berada dibokong truck juga bisa membuat kita ketawa dan tersenyum sendiri ketika membacanya seperti kata-kata yang pernah saya temui itu kalau tidak salah begini “Ku banting setir dan ku injank kopling, agar engkau bisa shoping”  dari kata-kata tersebut, tentunya mempunyai ketertarikan tersendiri kan?

Nah, itu semua tentunya adalah wujud dari kearifan budaya lokal. Yang khususnya cara mereka-mereka berfikir.

Selain itu, menurut saya hal tersebut juga merupakan bentuk dari ide kreatif masyrakat indonesia, yang saya yakin selain di indonesia tidak ada hal-hal sebegitu menarik.

Tentunya, hal tersebut harus diapresiasi. Khususnya bapak sopir yang telah menghibur dan menginspirasi para pembaca lewat bokong trucknya.

Saya berharap, kalau hal yang sedemikan rupa tetap dibudayakan. Karena, hal tersebut memiliki nilai tersendiri yang membuat pembaca tulisan di bkong truck dan pengguna jalan menjadi terhibur.
Namun, tetep ingat untuk pengguna jalan, meskipun membaca inspirasi atau kata-kata di bokong truck, tetap waspada akan keselamatan dan rambu-rambu lalulintas dijalanan. Entar, kekhusuken membacanya kita malah kena batunya. Tetap hati-hati dan waspada.

Jadi kesimpulanya, selain keadaan geografis, sosial dan budaya indonesia yang multi, ternyata kreatifitas dari penduduknya sendiri  tidak dapat dipungkiri, kalau mereka-mereka super kreatif, toh meskipun melalui media yang sifatnya sederhana.

Meskipun demikian, kita tetap bangga menjadi manusia indonesia, yang dimana truck saja menjadi majalah yang berjalan.[]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *