Beranda Curhat Mikir Ijazah

Mikir Ijazah

Mikir Ijazah

Kemarin saya sempat baca setiker dibagian pantat truk setelah kembali dari paciran lamongan mau ke tuban. Tulisannya seperti ini, “Ijazah itu bukti bahwa kita pernah sekolah, bukan bukti kita pernah mikir”.

Truknya berplat K. Saya kira itu kendaran Kabupaten Pati Jawa Tengah.

Saya tertawa sendiri saat itu, mau tak foto tapi saya lagi berkendara.

Jujur saja, saya sangat geli saat membaca tulisan tersebut. Ternyata benar, tidak semua orang yang mempunyai ijazah itu selalu berfikir sebelum berbicara misalnya, atau sebelum bertindak.

Kenyatannya banyak sekali orang disekitar kita yang mempunyai ijazah namun tidak pernah berfikir sebelum bertindak.

Karena saya sendiri juga demikian.

Saya juga suka lupa untuk mensyukuri nikamat-nikmat yang telah diberikan Tuhan kepada saya. Padahal, nikmatnya tidak akan bisa dihitung oleh siapapun.

Akal yang sehat merupakan hadiah terbaik yang tekah diberikan Tuhan kepada manusia. Dan itu juga yang membedakan antara manusia dengan mahluk lainnya.

Sudah sewajarnya kita mensyukuri semuanya.

Dengan cara simpel tidak apa-apa, yang penting kita bersyukur.

Kita bisa mempunyai ijazah juga karena bisa berfikir dengan sehat.

Tanpa pikiran dan akal sehat, apakah bisa kita mempunyai ijazah?.

“Bisa mas, beli di jasa pembuatan ijazah!”

Awalnya saya juga mau begitu. Kalau saya begitu, artinya saya tidak bersyukur atas akal sehat pemberian Tuhan YME.

Tulis Komentar