Beranda Pendakian Sensasi Pendakian Gunung Batur 1.717 Mdpl

Sensasi Pendakian Gunung Batur 1.717 Mdpl

Sensasi Pendakian Gunung Batur 1.717 Mdpl, Pemula Harus Tahu!

Sensasi Pendakian Gunung Batur 1.717 Mdpl | Tinggal di negara Indonesia yang memiliki ratusan bahkan ribuan pulau indah di dalamnya maka tak diragukan lagi keindahan yang ada di Negara kita ini, dari sekian banyak pulau Bali adalah salah satu pulau paling populer di mata dunia.

Bali memiliki berbagai macam jenis wisata, baik alam maupun bangunan khas dan sebagainya, maka tidak heran jika Bali dijuluki sebagai surganya Indonesia.

Di artikel kali ini saya ingin berbagi pengalaman tentang pendakian Gunung Batur, Gunung ini terletak di kecamatan kintamani, kabupaten Bangli, Bali tentunya Indonesia.

Gunung Batur memiliki ketinggian 1.717 Mdpl dan merupakan sebuah gunung berapi yang masih aktif hingga saat ini.

Pendakian Gunung Batur 1.717 Mdpl

Perjalanan dimulai dari tempat tinggal saya yang berada di JL nangka utara, Denpasar bagian utara. Jarak tempuh dari tempat saya ke gunung Batur memakan waktu 1 jam 45 menit perjalanan normal.

Sesampainya di basecamp saya sempat dibuat kebingungan, bagaimana tidak, pada umumnya kita diharuskan membayar administrasi sebelum mulai pendakian tapi di sini tidak ada loket untuk pembayaran alias gratis.

Baca Juga: Menikmati Kabut Cinta Wisata Danau Beratan Bedugul Bali

Tanpa basa-basi setelah parkir motor saya memulai pendakian pada jam 04:00 waktu setempat, perkiraan perjalanan untuk sampai puncak memakan waktu sekitar 2 jam karena menurut informasi yang saya dapat.

Selain jalurnya tidak terlalu sulit juga gunungnya memang tidak terlalu tinggi dan ditambah saya tidak membawa carrier berat, hanya membawa minuman dan sedikit makanan ringan.

Karna saya berniat Tek-tok (naik langsung turun tanpa camping).

Setelah berjalan sekitar setengah jam kami tiba di sebuah tempat landai yang terdapat monumen dari batu, puncak sudah terlihat dari tempat tersebut dan tanpa berfikir panjang, kami bergegas menuju puncak.

Jalan yang tadi berupa bebatuan sekarang berubah menjadi tanah berpasir membuat kami cukup kesulitan melangkah, dan di Gunung Batur ini tidak terdapat pos seperti gunung-gunung lainya yang pernah saya kunjungi.

Setelah melewati jalur tanah berpasir, puncak sudah semakin dekat. Saya tiba di jalur punggung naga, nama punggung naga di sematkan karna jalan hanya selebar kurang lebih satu meter sedangkan sebelah kiri maupun kanan merupakan jurang.

Bisa dibayangkan jika saya tidak berhati-hati berjalan maka apa yang akan terjadi.

Setelah melewati Punggung naga akhirnya tiba di puncak, memang tidak terlalu tinggi tapi pemandangan indah dari ketinggian gunung ini seolah membuat saya tak percaya, bagaimana tidak, gunung yang memiliki ketinggian 1.717 Mdpl tetapi sudah mendapatkan pemandangan Lautan awan.

Bagi anda para pemula yang ingin merasakan sensasi lautan awan, saya rasa gunung ini cocok untuk Anda, selain jalur yang tidak terlalu sulit dan gunung tidak terlalu tinggi juga pemandangan yang menarik maka Anda harus mencoba gunung yang satu ini.

Yuk ke tempat yang belum pernah kita tuju. Salam Literasi, Salam Lestari.

Tulis Komentar