Pengaruh Bermain Origami Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun

Pada dasarnya Origami adalah salah satu bentuk permainan konstruktif, di mana seorang individu secara sengaja mampu membentuk atau membuat sesuatu dari bahan lembaran kertas menjadi suatu bentuk–bentuk kreatif.

Origami merupakan sebuah teknik melipat kertas yang mudah dibuat dan menyenangkan.

Dapat dijadikan sebagai media pengajaran dan komunikasi dengan anak karena biasa dilakukan secara bersama-sama.

Selain itu seni melipat kertas ini juga sangat fungsional untuk anak dan aktivitas ini memiliki fungsi melatih motorik halus dalam masa perkembangannya.

Origami atau yang lebih dikenal lagi dengan istilah kertas lipat merupakan media (alat bantu) yang digunakan dalam pembelajaran kreativitas anak dengan media kertas lipat yang bertujuan untuk menstimulus anak untuk mengembangkan kreativitasnya.

Melipat kertas adalah sesuatu yang sangat menyenangkan bagi anak karena dapat dibuat apa saja, mulai dari kegiatan melipat yang sederhana seperti bentuk segi tiga, segi empat, sampai bentuk yang agak sulit.

Gerak yang dilatih dari kegiatan melipat ini adalah bagaimana anak melipat dan menekan lipatan–lipatan itu karena kegiatan ini akan memperkuat otot –otot telapak dan jari tangan anak.

Berkaitan dengan kegiatan melipat ini, Hira Karmachela berpendapat bahwa seni melipat kertas ini merupakan seni yang sangat cocok bagi anak karena Origami melatih keterampilan tangan anak, juga kerapian dalam berkreasi.

Selain itu anak akan terbiasa untuk menciptakan hal baru atau inovasi. Melipat pada hakikatnya merupakan keterampilan tangan untuk menciptakan bentuk-bentuk tertentu tanpa menggunakan bahan perekat lem serta ketelitian ini membutuhkan keterampilan koordinasi tangan, ketelitian dan kerapian, di dalam kegiatan melipat jika disajikan dengan minat anak akan memberikan keasyikan dan kegembiraan serta kepuasan bagi anak.

Bahan yang paling dibutuhkan adalah kertas, bahkan aslinya memang hanya dari selembar kertas, tanpa tambahan bahan ataupun alat apapun, karena hanya dengan selembar kertas dan hampir semua kertas dapat digunakan, maka inilah seni yang paling mampu diakses oleh semua orang.

Dengan berkembangnya keterampilan origami, anak akan mengalami perkembangan baik kognitif, afektif dan psikomotorik. Anak akan tumbuh dan berkembang menjadi manusia dewasa yang dapat bergaul di tengah–tengah masyarakat.

Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa melipat kertas merupakan aktivitas yang membutuhkan keterampilan gerakan dan koordinasi tangan sehingga dengan diberikannya kegiatan melipat kertas dapat memperkuat otot–otot telapak tangan dan jari-jari tangan sekaligus melatih konsentrasi anak.

Bisa Download proposalnya di bawah ini :

DOWNLOAD

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here