Puisi Malam Kang Santri | Pengemis Malam

  • Whatsapp
Puisi santri malam

Dikala hitam pekat mengikat
Ruang waktu suasana dan semua tempat
Inringan ramai buah tanah bernyanyi
Menyebut-nyebut seakan-akan di tengah-tengah sunyi

Rembulan imalah kebarat
Sepertiga terbangun mengumandangkan suara
Manusia masih pulas tertidur disana
Tapi tidak semua, ada yang terbangun dibangunkan olehnya

Muat Lebih

Banyak manusia yang tidak mengerti bahasanya
Sebab, mereka hewan
Tapi, mereka mengucapkan salam
Ketika malaikat utusan turun membawa rahmat tuhan

Sedangkan yang bermata lampu
Mereka dalam gelap dihadapan kitab-kitab suci
Mereka madep mantep kearah rembulan tenggelam
Meminta ampun dengan dosa-dosa dan kesalahan yang mereka genggam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *