Menggambar Obati Bosan – Siti Ummahayatus Sholikhah, 23, mendalami hobi menggambar sejak tujuh tahun lalu. Persisnya ketika masuk di Madarasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Tuban. Awalnya, salah satu guru seni sekolahnya mengajarkan cara mudah menggambar. Termasuk teori dan praktiknya.

Dara yang akrab disapa Umayah itu awalnya sering diejek teman-temannya karena masih menggambar di usia remaja. Namun, dia mengabaikannya. Menurut wanita yang tinggal di Desa Minohorejo, Kecamatan Widang itu, hobi tak terbatas usia dan gender.

Hobi juga tak terbatas untuk anak-anak atau remaja. Bahkan, orang-orang yang sudah bekerja pun tetap bisa totalitas menjalankan hobinya.

Baca Juga: Anizcha Mauliyani Perkenalkan Batik Gedog Khas Tuban

Dia memberikan contoh ilustratror terkenal dari Jepang. Di Negeri Matahari Terbit tersebut, seorang ilustrator dibayar sangat mahal.

Selain itu, profesi lainnya di dunia menggambar adalah komikus dan desainer grafis. “Saya semakin tertarik menggambar karena sering nonton film kartun jepang dan termotivasi karena karya seni rupa di sana sangat dihargai,” tutur dia.

Menurut Umayah, hobi adalah suatu hal yang disukai dan dilakukan secara berkelanjutan. Meski sibuk bekerja, dia mengaku tetap sering menggambar. Sesekali dia membuat komik dengan karakter dirinya sendiri. “Bisa mengobati bosan,” ujar dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here