Beranda Humor Santri Tradisi Santri dan Santriah Yang Konyol Saat di Pesantren

Tradisi Santri dan Santriah Yang Konyol Saat di Pesantren

Tradisi Santri
Tradisi santri dan santriah memang sangat fenomenal, terkadang apa yang pernah dirasakan oleh santri tidak pernah dirasakan oleh mereka yang Non santri, dan tentunya anda juga akan setuju akan hal ini, banyak kisah unik yang hanya santri dan santriahlah yang bisa menikmati dan tak mungkin dinikmati oleh mereka yang bukan santri.
Tradisi unik ini mungkin tidak akan bisa dilupakan semudah anda membalikan telapak tangan, Salah satu Tradisi santri yang paling keren adalah ketika santri melanggar peraturan,karena disetiap pesantren pasti ada peraturan, yang mana peraturan tersebut akan membuat anda resah (santri) dan akan membuat santri tidak nyaman jika tinggal di pesantren.

Berdasarkan pengalaman Saya pribadi, saat pertama kali masuk pesantren memang takut dengan peraturan-peraturan yang mengerikan itu.

Namun anda tidak sadar bahwa peraturan yang dibuat di dalam pesantren tersebut adalah Bukti nyata dari bentuk kasih sayang ( Ala keluarga ), Dan pada kenyataanya Alhamdulillah dulu Saya menikmati kehidupan pesantren selama 6 Tahun.

Pada dasarnya melanggar peraturan itu memang tidak baik. Tapi menurut Saya, anda akan mendapatkan pelajaran yang hebat saat melanggar peraturan tersebut, yaitu pengalaman.

Seperti yang telah saya rasakan saat dulu di pesantren, enggak melanggar itu enggak keren. Kenapa gak keren? karena anda hanya mengikuti alur itu-itu saja. dan tidak ingin mencoba sesuatu yang baru.

Maksud saya bukan mengajari anda untuk melanggar,, dan yang perlu di ingat!! jika setelah melanggar harusnya itu bisa di jadikan pengalaman berharga jika suatu saat ingin melanggar lagi.

Dan berikut ini adalah Tradisi konyol santri, Tapi ngangenin


Terkena Hukuman Ta’zir ( Melanggar peraturan)

Terkena Hukuman Ta'zir ( Melanggar peraturan)

 

Ta’zir adalah hukuman bagi santri yang melanggar aturan di pesantren. Adapun mecam-macam ta’zir ini berkelas, sesuai dengan kelas “ kejahatan ” dan pelanggaran yang telah dilakukan oleh santri/santriah.

Ta’zir ringan biasanya hanya disuruh berdiri di kelas, di depan pesantren putra/putri atau dipinggir jalan. Ta’zir sedang ialah dicukur gundul.

Ta’zir yang paling berat biasanya santri dikeluarkan dari pesantren. Ta’zir sendiri biasanya dilakukan oleh orang yang paling ditakuti oleh seluruh santri maupun santriah yaitu, ( ketua keamanan ).


Ghosob Sendal

Ghosob Sendal

Ghosob sendiri adalah menggunakan barang orang lain tanpa seijin pemiliknya. Memakai pakaian, bantal, sarung dan yang paling sering adalah menikung sendal tanpa ijin, walaupun teman sendiri, sudah menjadi tradisi “buruk” bagi para santri.

Ghosob ini sudah merupakan tradisi dikalangan santri. Dan tidak hanya Ghosob saja kadang santri juga menukar sandalnya yang sudah tampak jelek lalu menukarnya dengan yang baru dengan berpedoman dalil “Ambilah perkara yang baik dan tinggalkanlah perkara yang buruk”.




Santri (Sabar Ngantri)

Santri ( Sabar Ngantri )

Namanya Juga santri, santri harus ngantri,, seperti jika mau mengambil jatah makan, atau beli mie di kantin pesantren, mereka mampu sabar untuk mengantri walaupun ber jam-jam sambil menahan goyangan perut yang nggak sabar untuk menyantap sepiring mie sedap.

Lalaran “Apalan”

 
Lalaran

 

Sudah menjadi tugas santri untuk memenuhi tugasnya hafalan, santri rela menunda jam tidur hanya ingin agar apa yang telah menjadi tugasnya terselesaikan.

Biasanya, santri memanfaatkan waktunya untuk hafalan ketika sedang tidak ada kegiatan, lalu memanfaatkanya untuk hafalan, baik di Mushola pesantren, di asrama, dan dipinggir jalan siapa tahu ada santriah yang lewat.


Nyeker (Ora Gae Sandal)

Nyeker

Nyeker atau bisa disebut tidak memakai atribut sendal. bisanya santri Nyeker ketika sendalnya habis di ghosob, dan sudah terpaksa dan memang tidak ada pilihan lain lagi selain Nyeker.

Lebih parahnya lagi, Jika santri ngin berangkat Sholat Jumat, tapi tidak punya sendal apalah daya, Nyeker saja lah,,,



Talaman (Tanja’an)

Talaman

 

Talaman adalah Tradisi santri Guna untuk mempererat tali persaudaraan. talaman inilah yang selalu di inginkan oleh para santri dan santriah, mereka akan memanfaatkan Momen indah ini.

Saat momen seperti inilah para predator ganas akan menyerang, jika ada sebuah talam atau jajan yang telah dibagikan. Biasanya para santri predator ini tidak mempedulikan aktivitas apa yang dilakukan saat itu, mereka akan langsung lari dan menuju target lalu berusaha menguasai makanan yang dibagikan tersebut.

Memang seru sekali saat momen seperti ini, suasana sesunyi apa pun tiba-tiba akan menjadi heboh karena hal yang satu ini. dan memang inilah kenikmatan menjadi santri maupun santriah yang serba berjama’ah.

Inilah tradisi santri dan santriah yang Konyol namun anda akan merasakan kangen yang luar bisa jika suatu saat anda tidak lagi berkecimpung di dunia pesantren, Jadi,,, Jika anda yang masih ” SANTRI ” mari kita nikmati Kehidupan dipesantren senikmat-nikmatnya.

Tulis Komentar