Youtuber Maluku Lestarikan Bahasa Jawa di Desanya

Youtuber Maluku Lestarikan Bahasa Jawa di Desanya

by Fathnan Id Januari 04, 2020
Youtuber maluku

Youtuber Maluku, Alumnus Santri Trenggalek Ini Lestarikan Bahasa Jawa di Desanya

Profesi sebagai Youtuber di-era digital seperti sekarang ini seakan menjadi magnet bagi generasi milenial. Tawaran popularitas dan penghasilan yang sangat menggiurkan memacu para generasi muda milenial mencari peruntungan sebagai youtuber. Termasuk yang ditekuni Ahmad Zainuri.

Berbekal bahasa Jawa yang fasih dan memiliki keahliannya di bidang editing video, pemuda asal Desa Waenetat, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku ini mulai mencoba menekuni profesi yang mengandalkan kreatifitas tersebut. Perlahan namun pasti, dia mulai membuat konten-konten kreatif berupa film pendek dengan menggunakan bahasa jawa yang medok.

Tentu, membuat video dengan bahasa Jawa bukanlah perkara mudah. Terlebih, dia sekarang tinggal dan menetap di Maluku. Ada banyak tantangan yang harus dilalui, karena tokoh-tokoh dalam film yang dibuat juga melibatkan warga setempat. Namun, bukan berarti tantangan itu tidak bisa dijinakan. Dia memiliki prinsip bahwa: satu hal yang harus dimiliki untuk menciptakan karya adalah keberanian. Dan dia telah membuktikannya. Berani mengambil hal berbeda pada tempat yang “berbeda”.

“Kita memilih bahasa Jawa karena ingin melestarikan bahasa Jawa di sini, Mas,” katanya.

Baginya, kecanggihan teknologi harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para generasi milenial. Dan itulah yang sekarang dilakukan Zainuri. Tak membutuhkan banyak biaya maupun peralatan teknologi dalam mencipta karya film pendek yang bisa menghasilkan uang.

Cukup berbekal kamera samartphone dan laptop. Tentu ditunjang dengan kreatifitas dan kemampuannya dalam mengolah video. “Intinya harus kreatif, sabar, dan talten,” katanya bahwa tidak ada yang instan. Dibutuhkan perjuangan panjang untuk bisa menghasilkan karya yang bagus. Trial and error adalah hal yang lumrah dalam mengawali sesuatu. “Sekali lagi, yang penting tlaten dan sabar,” tandasnya.

Dalam membuat film pendek dengan gaya celotehan khas Jawa itu, Zainuri dibantu empat teman kribnya. Dia adalah Achmad Ansori, Rima Indriati, Ahamd Junaefi dan Ahmad Rusyidi. Serupa dengan Zainuri, keempat teman karibnya ini juga memiliki bekal bahasa Jawa yang fasih, karena sama-sama pernah tinggal dan mengenyam pendidikan di Jawa.

Ansori adalah alumnus sarjana FKIP PGRI Kediri. Rima Indriati lulusan Universitas Brawijaya Malang. Ahamd Junaefi lulusan STKIP PGRI Tulungagung. Sedangkan Rusyidi pernah sama-sama nyantri di Trenggalek bersama Zainuri. Jadi, kelimanya klop. Sabluk ketemu tutup (idiom orang Jawa).

Disampaikan Ansori, ide untuk membuat film bergenre bahasa Jawa itu bermula saat melihat banyaknya konten konten video yang menggunakan bahasa Jawa. Seteleh itu mereka berfikir, alangkah lucunya kalau membuat video berbahasa Jawa di Maluku. Sehingga ada alkuturasi budaya antara Jawa dan Maluku. “Dari situlah akhirnya kita memutuskan untuk membuat film pendek dengan menggunakan bahasa Jawa dengan latar sosial budaya Maluku,” paparnya.

Gayung bersambut, ternyata video-video yang dihasilkan mendapat respon positif dari pengguna youtube. Film pendek pertama yang menggunakan bahasa Jawa itu telah banyak ditonton oleh pemirsa youtube.

Kini, keempat pemuda progresif itu pun mulai serius dalam memproduksi film-film pendek dengan guyonan khas bahasa Jawa. Untuk menghasilkan film-film yang bagus, saat ini mereka sudah mulai melakukan perekaman dengan menggunakan kamera DSLR yang disuport oleh Ansori, PNS muda yang bekerja di kantor kecamatan Waeapo itu.

“Kita ingin menghasilkan konten-konten menarik dengan gambar yang bagus,” ujar pria bertubuh kekar itu. Senada juga disampikan Rusyidi.

Sebagai pemeran utama dalam film-film pendek yang diproduksi, Rusyidi terus mengasah bakat melucunya dengan menggunakan bahasa Jawa. “Menghibur orang tidak harus bertemu secara langsung. Melalui youtube, kita juga bisa menghibur orang,” katanya lantas melucu dengan gaya khas Jawanya.

Ketiga pemuda ini berharap, Hohihe Channel ini dapat terus menghibur masyarakat. Dan film-film pendek yang dihasilkan semakin kretaif. Anda bisa langsung melihat channel mereka di Hohihe Channel. Atau bisa langsung klik dan lihat vidio pertama mereka di bawah ini:

Hohihe Channel

Related Articles

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *